Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Friday, December 19, 2008

Kelebihan Open Source


Apa sih Opensource itu???

Open Source adalah sebuah sistem baru dalam mendistribusikan software kepada
pengguna dengan memberikan program dan source code nya secara gratis!

Bahkanpengguna dapat mempelajari dan melakukan modifikasi untuk membuat software
tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.

Disini saya akan menjelaskan kelebihan salah satu opensource yang biasa digunakan oleh banyak orang...

Yupssss, Linux..

Linux mempunyai berbagai keunggulan jika dibandingkan sistem berbasis windows, diantaranya adalah sebagai berikut.

1.Lisensi
Semua software ini bisa didapat gratis berdasarkan lisensi GNU General Public License (lihat: http://www.fsf.org/copyleft/gpl.html) atau lisensi-lisensi lain yang mirip dengan itu. Berdasarkan lisensi ini, siapa pun bisa mendapatkan program baik dalam bentuk source code (bisa dibaca manusia) mau pun binary (bisa dibaca mesin), sehingga program tersebut dapat diubah, diadaptasi, mau pun dikembangkan lebih lanjut oleh siapa saja.

2.Sejarah
Walaupun Linux bukanlah sistem Unix yang resmi (lihat:http://www.opengroup.org/), Linux mempunyai dasar warisan, budaya, arsitektur dan pengalaman operating sistem Unix selama 28 tahun lebih. Sejak munculnya Linux source code (tahun 1991) kernel Linux telah diteliti (review) dan disempurnakan oleh (minimal) puluhan ribu programmer di seluruh dunia. Sebagian besar program-program GNU dan X Window System telah ada lebih lama dari Linux dan telah diteliti lebih seksama. Source code dari operating system saingan, seperti Windows 95 dan Windows NT, tidak tersedia untuk umum, sehingga tidak bisa diteliti oleh khalayak ramai. Desain dari sistem yang demikian tidak menikmati perkembangan sejarah dari sistem-sistem Unix.

3.Pengguna linux
Linux diperkirakan mempunyai berjuta-juta pengguna (lihat http://www.redhat.com/redhat/linuxmarket.html) dan angka itu akan bertambah terus setiap harinya dengan sangat pesat.

4.Interaksi dengan OS lain
Linux bisa berinteraksi dengan operating sistem lain melalui tiga cara: kompatibilitas file dan filesystem, kompatibilitas network, dan emulasi (simulasi) operating sistem. Linux bisa menggunakan file-file dari operating sistem lain, dalam artian bisa membaca dan menulis format file tersebut. Sehingga (hard)disk maupun disket-disket dari OS/2, NT, DOS/Windows,Apple Macintosh, Unix, dan sistem-sistem lain, bisa dibaca (dalam banyak hal juga ditulis) dengan mudah oleh Linux (lihat http://www.fortunecity.com/meltingpot). Hampir semua format file standar industri didukung oleh aplikasi-aplikasi Linux. Di tingkat networking, Linux bisa bekerja sama dengan baik sekali dengan operating sistem lainnya. Linux mempunyai dukungan TCP/IP yang sangat bagus, dan juga mempunyai dukungan SMB untuk Microsoft file sharing and printing melalui paket Samba, Apple file and printer sharing lewat netatalk, dan IPX/SPX (Novell) file sharing lewat paket Mars NWE (dan paket komersial dari Caldera). Dalam lingkungan campuran Windows/Linux, menggunakan Samba server dan sistem smbclient, komputer Linux akan tampil di Network Neighborhood dari sistem Windows, hampir tidak bisa dibedakan dengan NT. Komputer Linux juga akan mempunyai akses penuh ke file dan printer yang di-share dari WFWG, Windows 95, maupun Windows NT.

5.Arsitektur
Prosesor seperti Digital Alpha dan StrongARM, Intel 386/486/Pentium/PentiumPro/Pentium II, AMD, Cyrix/IBM, Motorola 68×000, PowerPC (termasuk Power Mac) dan Sun SPARC semuanya didukung oleh linux. http://www.linux.org/projects/ports.html) Windows NT hanya mendukung Intel (dan clone) dan Digital Alpha. Sedangkan Windows 95/98 hanya jalan di atas Intel dan kawan-kawan (AMD, Cyrix).

6.Dukungan Hardware
Linux mendukung berbagai jenis perangkat keras PC, termasuk disk IDE, EIDE, SCSI, MFM, RLL, dan ESDI, tape dan CD-ROM drive SCSI dan EIDE, sound cards, berbagai jenis mouse, video cards, motherboard chipsets, scanners, printers, dan hardware lainnya (lihat di http://sunsite.unc.edu/LDP/HOWTO/Hardware-HOWTO.htm). Hardware yang didukung oleh Linux mungkin tidak sebanyak Windows 95/98 tapi mungkin lebih banyak daripada Windows NT, untuk melihat daftar lengkap dari kompatibilitas hardware pada linux dengan berkunjung ke http://www.linuxcompatible.org

7.Kemudahan Akses Device
Device atau perangkat di Linux umumnya muncul sebagai file, (http://sunsite.unc.edu/LDP/LDP/sag/). Sehingga program-program bisa membaca dan menulis ke device-device seperti tape drive, modem, terminal, dan sebagainya. Hal ini membuat hampir semua device bisa diakses oleh semua bahasa pemrograman, dengan meniadakan ketergantungan terhadap Application Programming Interfaces (API) yang spesifik dengan bahasa pemrograman tertentu. Sedangkan di Windows, yang menggunakan model API, banyak perangkat yang hanya bisa diakses melalui C dan bahasa lain yang sejenis, dan membutuhkan program adapter untuk bisa diakses dari bahasa lain.

8.Pemanfaatan memory
Virtual memory membuat Linux mempunyai kemampuan untuk menjalankan program-program yang lebih dari seharusnya jika hanya menggunakan memori fisik saja. Sistem virtual memory di Linux melebihi penggunaan sederhana dari swap space, program-program yang dijalankan lebih dari sekali akan dimasukkan sekali ke memori, dan sistem virtual memory akan digunakan untuk menggabungkan satu program image (text area) dengan banyak data images. Hal ini berakibat penggunaan memori yang optimal, namun demikian tetap memproteksi ruang memori dari masing-masing program, mencegah program saling “mengotori” ruang memori dari program lain.

9.Skalabilitas
Linux bisa berjalan di mesin sekecil 3Com Palm Pilot (lihat di http://ryeham.ee.ryerson.ca/uClinux/) dan Digital Itsy (lihat di http://www.research.digital.com/wrl/itsy/) dan mesin sebesar Beowulf clusters (sekumpulan PC yang cepat dihubungkan untuk menyelesaikan persoalan ilmiah/scientific, lihat di http://www.beowulf.org/). Linux juga mendukung multiple processors hingga 16 buah (lihat di http://www.phy.duke.edu/brahma/smp-faq/).

10.Stabilitas.
Sistem Linux sangat luar biasa stabil. Jika dikonfigurasi dengan benar, sistem Linux akan “hidup” terus hingga hardwarenya tidak memadai (rusak) atau tidak ada tegangan listrik atau seseorang mematikan sistem. Umur hidup sistem yang berkelanjutan (lihat di http://home.nuge.com/~uptime/) hingga ratusan hari atau lebih merupakan hal yang sudah biasa. Sedangkan sistem Windows NT pada umumnya membutuhkan reboot berkala untuk menjaga stabilitas, dan Windows 95 yang pada umumnya perlu diinstall ulang supaya sistem bisa berjalan lancar tanpa keluhan. Salah satu hal yang mendasari stabilitas ini adalah penomoran versi dari shared libraries. Kebanyakan aplikasi Windows menginstall versi-versi baru dari Dynamic Link Libraries (DLL), yang pada umumnya mengakibatkan aplikasi lain yang meminta versi lain dari DLL tersebut tidak berfungsi dengan semestinya. Lain halnya dengan shared libraries di Linux, yang mencantumkan versi pada nama filenya sehingga memungkinkan untuk menginstall versi barunya tanpa merusak ketergantungan program lain. Linux juga mewarisi tradisi Unix dengan mendukung adanya file permissions (ijin file), yang dapat mencegah pengubahan atau penghapusan file tanpa ijin dari pemiliknya. Karena itu, virus pada dasarnya tidak dikenal di dunia Linux. Masalah keamanan yang menyangkut operating system itu sendiri biasanya diumumkan beberapa jam saja setelah ditemukan, diikuti dengan bugfix, workaround, advisory, dan sebagainya. Misalnya waktu ditemukan bug di hardware itu sendiri (processor Pentium dengan bug F0 0F), workaround sudah tersedia untuk download beberapa saat setelah diumumkan adanya bug tersebut.

11.Penggunaan network
Banyak bagian dari sistem Linux dibagi dua (client-server), dan keduanya bisa berjalan di komputer yang sama maupun berlainan. Salah satu contohnya adalah GUI (Graphical User Interface) dari Linux yaitu X Window System. Hal ini memungkinkan aplikasi berjalan di komputer manapun di network, dan mengarahkan tampilan ke komputer manapun di network. Anda bisa menampilkan beberapa windows dari aplikasi secara bersamaan, satu windows dari aplikasi yang berjalan lokal di komputer anda, dan windows lain berasal dari aplikasi yang berjalan di komputer lain. Contoh lain adalah pencatatan log dari printer, dan subsistem lainnya. Kemampuan ini bisa berguna sekali untuk menyediakan technical support dan administrasi sistem jarak jauh. Malah, hampir semua operasi yang bisa dilakukan secara lokal bisa juga dilakukan dari jarak jauh lewat network, kecuali menyolokkan kabel atau menekan tombol power untuk menghidupkan komputer.

12.Desain dan keamanan multi user
Linux banyak mendasarkan diri pada Unix, sehingga salah satu keunggulannya adalah multi-user, sistem bisa digunakan oleh banyak orang secara bergantian maupun bersamaan (akses jarak jauh dari komputer atau terminal lain baik menggunakan modus teks maupun grafis seperti X Window). File-file masing-masing user disimpan di ruang kerjanya (home directory) sendiri-sendiri, dan dilindungi dari pengubahan/penghapusan tanpa ijin dengan cara menerapkan kepemilikan dan perijinan file. Masing-masing program berjalan dengan ruang memorinya sendiri yang diproteksi oleh operating system sehingga tidak bisa mencampuri atau mengintip proses lain.

13.Program-program
Meski Aplikasi di Linux agak berbeda dengan aplikasi Windows, tapi pada umumnya, aplikasi di linux menyediakan fungsi yang sama dengan aplikasi di windows. Software gratis dan open-source di Linux menyediakan fungsi yang sama dengan aplikasi komersial yang lebih mahal. Contohnya, Gimp adalah program gratis yang berfungsi untuk pengolahan gambar yang bisa disetarakan dengan program komersial Adobe Photoshop yang bisa dibilang mahal. Berbagai aplikasi komersial yang populer juga tersedia versi Linuxnya, antara lain Corel WordPerfect, Netscape FastTrack web server, Oracle, dan lain-lain. Banyak perusahaan yang sudah mulai menyediakan versi Linux untuk produk-produk unggulan mereka, dari Informix, Sybase, Corel, Allaire, dan lain-lain.

14.Alat-alat untuk problem solving
Linux tidak menyembunyikan informasi dari user. Hal ini berarti informasi penuh dari keadaan sistem dan pesan kesalahan (error) selalu tersedia. Hal ini memungkinkan diagnostik masalah dengan cepat dan bisa diperbaiki dengan cepat pula. Linux menyediakan alat-alat untuk menampilkan penggunaan memory dan CPU untuk masing-masing program, untuk menentukan program mana (kalau ada) yang menggunakan suatu file pada suatu saat, untuk melacak program pada saat berjalan, dan meneruskan pesan-pesan kesalahan (error) dari keseluruhan komputer di network ke satu komputer untuk memudahkan pengawasan (monitoring).

15.komunitas pengguna
Salah satu kunci keunggulan Linux adalah komunitas penggunanya. Karena komunitas pengguna Linux meliputi komunitas developernya juga, maka respon atas pertanyaan kompleks yang ditanyakan akan dijawab hanya dalam waktu setengah jam atau paling lama satu hari. Banyak tersedia forum untuk mendapatkan respons dengan cepat.

Tuesday, October 21, 2008

Information System & Informatics Engineering

Pada dasarnya curriculum computer di dunia dibagi menjadi lima jurusan , yaitu: Computer Engineering (CE, Teknik Komputer), Computer Science (CS, Ilmu Komputer), Information Systems (IS, Sistem Informasi), Information Technology (IT, Teknologi Informasi), Software Engineering (SE, Rekayasa Perangkat Lunak).

Namun diIndonesia mengenal tiga jurusan saja, yaitu :

  • Computer Science untuk jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer.
  • Computer Engineering untuk jurusan Sistem Komputer atau Teknik Komputer bahkan dalam jurusan teknik elektro kita bisa mendapatkan prodi CE.
  • Information System untuk Sistem Informasi atau Manajemen Informatik
Sedang untuk software engineering dan information technology dimasukkan dalam prodi jurusan informatika atau ilmu computer.
Banyak orang yang bingung membedakan antara informatika dengan sistem informasi. Sebenarnya kedua jurusan ini sangat berbeda.

Computer Science (informatika) mempelajari tentang bagaimana mengembangkan robotika, computer vision, intelligence system, bio-informatika, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan pengembangan komputer kedepannya. Untuk itu, ilmuwan komputer ini harus memelajari berbagai hal secara teoritis hingga dasar-dasar algoritma dan mengetahui cara mengimplementasikannya. Mereka harus sangat menguasai bahasa pemrograman.

Information Systems (IS) mempelajari tentang bagaimana membangun dan menerapkan teknologi informasi dengan proses bisnis yang ada, sehingga suatu institusi bisnis dapat mencapai tujuannya dengan efektif dan efisien dengan bantuan IT.
Jadi bisa dibilang bahwa dalam SI kita juga mempelajari ilmu management operational, akuntansi /keuangan, bahkan proses marketing yang semuanya itu diterapkan dalam teknologi (IT). SI menghubungkan antara IT dengan proses bisnis.
Jika dalam perusahaan orang SI-lah yang menangani management IT.
Sedang untuk Teknik Informatika diharapkan kedepannya menjadi programmer atau ilmuwan komputer.
Inilah sekilas uraian tentang perbedaan teknik informatika dengan sistem informasi. Untuk tingkat kesulitan tergantung pada individunya. Tapi yang paling penting, kedua jurusan ini memiliki porsi sendiri-sendiri dan batasan pada ruang keahlian masing-masing.

Tuesday, October 7, 2008

Web 1.0, 2.0, 3.0

Apa sih sebenarnya web 1.0, 2.0, 3.0?? Kita pasti bingung dengan hal yang satu ini. Sebenarnya web 1.0, 2.0, 3.0 adalah sebuah perkembangan web. Mulai dari yang sederhana sampai yang rumit. Bisa dibilang tepatnya inilah yang disebut reformasi web. Saat ini kita memasuki generasi kedua dari website atau disebut dengan web 2.0. Pada generasi sebelumnya yaitu web 1.0 memiliki ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Jadi pada jaman web 1.0 kita kebanyakan hanya sekedar mencari atau browsing untuk mendapatkan informasi tertentu.

Kemudian hadir web 2.0 untuk menggantikan Web 1.0 dimana interaksi sosial di dunia maya sudah menjadi kebutuhan sehingga era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Flickr. Jadi disini kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa.

Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.

Namun lambat laun kebiasaan dan kebutuhan orang di dunia maya selalu berubah dan bertambah. Hal ini juga sejalan dengan semakin cepatnya akses internet broadband dan teknologi komputer yang semakin canggih. Jika pada telekomunikasi sudah mulai terdengar isu era 4G, begitu juga yang terjadi pada dunia website yang juga memunculkan isu akan segera hadirnya era baru yaitu Web 3.0. Teknologi web generasi ketiga ini merupakan perkembangan lebih maju dari Web 2.0 dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata. Web 3.0 memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide.

Jadi, disini web seolah-olah sudah seperti asisten pribadi kita. Web mulai mengerti kebutuhan kita dengan bisa memberi saran atau nasehat kita, menyediakan apa yang kita butuhkan. Dengan menggunakan teknologi 3D animasi, kita bisa membuat profil avatar yang sesuai dengan karakter, kemudian melakukan aktivitas di dunia maya seperti layaknya di dunia nyata. Kita bisa berjalan-jalan, pergi ke mall, bercakap-cakap dengan teman yang lain. Ya, Web 3.0 adalah dunia virtual kita. Kita bisa menjadi seseorang yang kita inginkan disini. So, what are you waiting for??

Sunday, September 21, 2008

Google Chrome



Google Chrome merupakan web browser baru yang memiliki banyak kelebihan dibandingkan beberapa web browser yang lainnya. Pada hal ini saya menyontohkan perbedaan antara google chrome dengan oper ataupun "si rubah merah" (Mozilla Firefox)

Setelah beberapa saat setelah saya mencoba web browser baru ini, beberapa hal sempat menjadi perhatian saya. Diantaranya yaitu:

1. Skin

Pada skin google chrome saya sempat dibuat bingung dengan arti "chrome".Bagaimana tidak bingung jika web browsernya sendiri tidak mengandung warna chrome ataupun mengkilap. Tapi hal ini tidak menjadi masalah buatku, karena dengan skin warna yang seperti ini membuat mata tetap "bersinar"...hehehe


2. Menu Bar

Menu bar yang ada pada google chrome tidak membuat mataku capek lagi. Hal ini mungkin dikarenakan kita terbiasa menggunakan mozilla atau opera yang menu barnya sangat banyak sehingga membutuhkan perhatian berlebih ketika ingin memilih sesuatu. Berbeda dengan google chrome yang menu barnya dijadikan satu di pojok kanan atas, sehingga apabila ingin apa-apa kita tinggal mengklik button itu dan akan muncul beberapa pilihan yang bisa dipilih.Mungkin pada google chrome dibuat menu bar yang lebih simpel sehingga memudahkan para penggunanya.

3. Zoom

Mungkin pada google chrome ini memiliki kekutrangan pada penggunaan zoom. Apabila biasanya pada opera kita bisa men-zoom gambar atau sebuah obyek dan gambar, tetapi pada google chrome ini kita hanya bisa men-zoom teks saja.

4. Tab Dinamis

Tab Dinamis yang mempermudah apabila kita menginginkan tab yang ada diubah menjadi window chrome yang baru, mengumpulkan beberapa tab dalam satu jendela, atau mengatur tab sesuai keinginan dengan cepat dan mudah. ini merupakan fitur yang paling baik menurut saya.

5. Panel download

yang secara otomatis memunculkan panel download di bagian bawah toolbar Google Chrome, sehingga panel download tidak mengganggu seperti pada browser Firefox.